Menu

ManajemenPameranSR2.

PROLOG

PROLOG

3D exhibitions

  • PROLOG

    Prolog

    23 Jun 2022 – 10 Jul 2022

    PROLOGUE Dalam sejarahnya, alam semesta diciptakan tentu dengan permulaan yang hanya dari satu butir atom kecil, hingga menjadi sebuah dunia yang kini dihuni oleh berbagai macam makhluk hidup dan berbagai objek yang menapaki permukaannya. Sebagai analogi nyata yang pasti dialami semua manusia, kehidupan yang kini dijalani tak ayal berawal dari permulaan yang dilalui pada awal kehidupan ketika seorang bayi yang mulai merangkak, kemudian berjalan hingga akhirnya berlari. Atau seperti seorang bayi yang mulai mengeluarkan suara ocehan tak bermakna, kemudian muncul sebuah kata "Ibu" yang kemudian akhirnya Ia lancar merangkai kalimat dan kata. Semuanya berasal dari berbagai macam permulaan yang kita lakukan bahkan tanpa kita sadari. Hingga poin ini, pentingnya sebuah permulaan dapat terjabarkan. Seperti yang dijelaskan pada teori evolusi yang dikembangkan oleh Charles Darwin (1809-1882), Ia menyatakan bahwa semua jenis makhluk hidup berasal dan berkembang melalui proses seleksi alam, yang menyisakan partikel-partikel kecil dari kehidupan sebelumnya yang kemudian dilanjutkan dan terus dikembangkan oleh penerus kehidupan berikutnya. Maka sudah dipastikan pada setiap fase kehidupan akan selalu menemukan berbagai permulaan hingga waktu yang tak bisa ditentukan, bahkan akhir dari kehidupan pun dapat dimaknakan sebagai awal untuk kehidupan selanjutnya. Namun, ada kalanya permulaan itu diciptakan dan sengaja dilakukan untuk mengetahui hal-hal baru, mempelajari kegiatan yang berada di luar zona nyaman seseorang. Dengan memulai hal baru itulah, semua makhluk hidup kemudian dapat menghasilkan diri yang terus berevolusi, terus memberikan perubahan atas permulaan yang telah diawali. Hingga terbentuk sebuah ketertarikan pada diri, ketertarikan yang akan terus diasah dan didalami, memberikan cerita yang dibangun dari segala awal yang telah dilewati. Pameran bertajuk "Prologue" ini bertujuan untuk memberikan gambaran nyata atas kisah-kisah awal dari setiap seniman. Seniman yang menemukan titik awal dari fase baru kehidupan mereka yang diharapkan dapat menjadi motivasi bagi kita semua untuk mulai mengukir kisah kita sendiri.

    latest works

    • -

      Feedback, 2022
      25 x 25 x 3 cm (h x w x d)
    • kuratorial

      prologue, 2022
    • Hamidah Salimah

      Tuangan, 2020
      120 x 122.2 x 3 cm (h x w x d)
    • Ira Saffana

      Kilas Balik
      121 x 105.5 x 3 cm (h x w x d)
    • Syahda Yaqiq Nurmiladiah

      You Were a Kid Once, 2021
      144 x 108 x 3 cm (h x w x d)
      Dead Center, shutterspeed 1/20
    • Muhammad Agniya Firdaus

      Badai Pasti Berlalu, 2018
      135.9 x 203.9 x 3 cm (h x w x d)
    • Didin A Kusuma

      Path
      84.4 x 150 x 3 cm (h x w x d)
    • Raihan Alghifari

      Mahkluk Hareup, 2022
      86 x 61 x 3 cm (h x w x d)
      Draw sketch
    • Amira Firdaus

      Selamat Tinggal Zona Nyaman
      99.6 x 56.7 x 3 cm (h x w x d)
    • Sandrina Rahma Sarita

      Places We Won't Walk, 2021
      116 x 155 x 3 cm (h x w x d)
      Oil paint over the canvas
    • Jenifer Ivana

      Time to Time, 2020
      104.4 x 156.8 x 3 cm (h x w x d)
    • Ergi Alifia

      Bias Penjaga, 2021
      105.9 x 79.4 x 3 cm (h x w x d)
      Long Exposure